PENERAPAN TURUNAN: KEMONOTONAN, INTERVAL FUNGSI NAIK/TURUN, KECEKUNGAN DAN UJI TURUNAN KEDUA

 nama : ronald hersan wibowo (32)

kelas : 11 ips 3

KEMONOTONAN

Definisi Kemonotonan Misalkan 𝑓 terdefinisi pada interval I (terbuka, tertutup, atau tak satupun), kita katakan bahwa : 

1. 𝑓 naik pada I jika untuk setiap pasangan bilangan π‘₯1 dan π‘₯2

    dalam I dimana π‘₯1 < π‘₯2 maka 𝑓(π‘₯1 ) < 𝑓(π‘₯2 ) 

2. 𝑓 turun pada I jika untuk setiap pasangan bilangan π‘₯1 dan π‘₯2

    dalam I dimana π‘₯1 < π‘₯2 maka 𝑓(π‘₯1 ) > 𝑓(π‘₯2 ) 

3. 𝑓 monoton pada I jika 𝑓 naik atau turun pada I.

Teorema Kemonotonan 

Misalkan 𝑓 kontinu pada interval I dan terdiferensiasi pada setiap titik dalam dari I, 

1. Jika 𝑓’(π‘₯) > 0 untuk setiap π‘₯ ∈ 𝐼, maka 𝑓 naik pada I. 

2. Jika 𝑓’(π‘₯) < 0 untuk setiap π‘₯ ∈ 𝐼, maka 𝑓 turun pada I. 

                                    

 

INTERVAL FUNGSI NAIK/TURUN

Suatu fungsi f dikatakan naik pada suatu selang jika untuk sembarang dua bilangan x1 dan x2 dalam selang tersebut, x1 < x2 mengakibatkan f(x1) < f(x2).

Suatu fungsi f dikatakan turun pada suatu selang jika untuk sembarang dua bilangan x1 dan x2 dalam selang tersebut, x1 < x2 mengakibatkan f(x1) > f(x2).

Kondisi suatu fungsi  dalam keadaan naik, turun, atau diam
Diberikan fungsi  dalam interval  dengan  diferensiabel (dapat diturunkan) pada setiap  di dalam interval .

 

Perhatikan bahwa kurva yang ditandai dengan warna merah adalah ketika fungsi itu dikatakan naik, dan biru untuk fungsi turun. Titik  dan  disebut titik stasioner, yaitu titik di mana fungsi itu diam (tidak naik maupun tidak turun). Fungsi  naik saat  atau , sedangkan  turun pada saat 

 KECEKUNGAN 

Interpretasi grafis kecekungan dari suatu fungsi berikut akan sangat berguna.

- Misalkan f terdiferensialkan pada selang buka I. Jika grafik f cekung ke atas pada I, maka grafik f berada di atas semua garis singgungnya pada selang tersebut. (Lihat gambar (a) di bawah).

- Misalkan f terdiferensialkan pada selang buka I. Jika grafik f cekung ke bawah pada I, maka grafik f berada di bawah semua garis singgungnya pada selang tersebut. (Lihat gambar (b) di bawah).

 Cekung ke Atas dan Bawah 

Teorema Uji Kecekungan

Misalkan f adalah suatu fungsi yang turunan keduanya ada pada selang buka I.

1. Jika f ”(x) > 0 untuk semua x dalam I, maka grafik f cekung ke atas pada I.

2. Jika f ”(x) < 0 untuk semua x dalam I, maka grafik f cekung ke bawah pada I.


Untuk menerapkan Teorema Uji Kecekungan, tentukan lokasi nilai-nilai x sedemikian sehingga f ”(x) = 0 atau f ” tidak ada. Gunakan nilai-nilai x tersebut untuk menentukan selang uji. Kemudian, ujilah tanda f ”(x) pada masing-masing selang uji.

 

UJI TURUNAN KEDUA

Turunan kedua merupakan kelanjutan dari turunan pertama. Apabila  adalah pertama dari , maka  adalah turunan kedua yang diperoleh dari penurunan kembali turunan pertama . Selain percepatan, turunan kedua dalam penggunaanya dapat digunakan untuk menentukan jenis nilai stasionernya.

Bukti dari uji turunan kedua

Andaikan kita mempunyai  (bukti untuk  analog). Dengan asumsi, . Maka

Dengan demikian, untuk  yang cukup kecil kita mendapatkan

,

yang berarti  jika  (secara intuitif,  menurun karena mendekati  dari kiri), dan bahwa  jika  (secara intuitif,  menurun karena mendekati  dari kanan). Sekarang, dengan uji turunan pertama mempunyai sebuah maksimum lokal pada 

 

 CONTOH SOAL

Soal 1

Diberikan fungsi . Interval  yang memenuhi kurva fungsi  selalu naik adalah 
A.  atau 
B.  atau 
C.  atau 
D. 
E. 


 

DAFTAR PUSTAKA : 


https://mathcyber1997.com/materi-soal-dan-pembahasan-fungsi-naik-dan-fungsi-turun/

https://lmsspada.kemdikbud.go.id/pluginfile.php/54570/mod_resource/content/1/PENERAPAN%20TURUNAN.pdf

https://yos3prens.wordpress.com/2015/03/24/penerapan-turunan-kecekungan-dan-uji-turunan-kedua/

https://id.wikipedia.org/wiki/Uji_turunan


Komentar

Postingan populer dari blog ini

PEMBUKTIAN: LANGSUNG, TAK LANGSUNG, KONTRADIKSI, INDUKSI MATEMATIKA

Tugas matematika